Senin, 02 Mei 2011

All About Remaja

Sebenarnya ini bahan presentasi aku di sekolah, tapi aku pikir mending share aja sekalian, soalnya lumayan penting juga buat kalian para remaja (termasuk saya) heuheu.... kebetulan aku mau presentasi Remaja menurut tinjauan Psikologi. ada pilihan yang lain juga, yaitu: menurut Agama, Pendidikan ama Sosiologi. Oke deh.. tanpa basa-basi lagi aku share... check it out!!

Tinjauan Psikologi Remaja dan Permasalahannya
Definisi Remaja
Masa remaja adalah masa dimana individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa, masa dimana anak tidak lagi merasa dibawah tingkat orang yang lebih tua melainkan berada dalam tingkatan yang sama, sekurang-kurangnya masalah hak.
Mengenai umur masa remaja, para psikolog tidak sepakat, namun yang umum digunakan adalah pendapat Luella Cole, seorang ahli psikologi, yaitu 13-15 tahun (masa remaja awal), 15-18 tahun (masa remaja pertengahan), 18-21 tahun (masa remaja akhir).
Ciri Masa Remaja
Ciri masa remaja menurut psikologi modern:
1. Masa remaja adalah periode yang penting
Pada masa remaja ini sangat dominan dari perkembangannya baik fisik maupun mental. Perkembangan fisik dan mental ini sangat penting bagi perkembangan selanjutnya dan juga sangat memerlukan penyesuaian sehingga terbentuk sikap, nilai dan minat baru.

2. Masa remaja sebagai periode peralihan
Pada masa ini remaja bukan lagi seorang anak tapi belum juga dewasa, jika ia berperilaku seperti anak-anak ia akan ditegur dan diajari bertindak sesuai usianya, namun jika ia berperilaku seperti orang dewasa seringkali dimarahi pula.

3. Masa remaja sebagai periode perubahan
Tingkat perubahan sikap dan perilaku selama masa remaja seiring dengan perubahan fisiknya, perubahan-perubahan yang terjadi antara lain:
• Meningginya emosi yang intesitasnya bergantung pada tingkat perubahan fisik dan psikologi yang terjadi, dan sering tidak dapat mengendalikan emosi tersebut.
• Baginya sahabat adalah segalanya
• Mulai tertarik untuk menjalin hubungan dengan lawan jenisnya, laki-laki mulai memperhatikan diri sendiri dan ingin di akui kedewasaannya. Sedang perempuan lebih sensitive atau mulai memperhatikan lawan jenis dan ingin diperhatikan oleh lawan jenis.
• Memisahkan diri dari orang tua, dengan maksud menemukan jati dirinya (proses mencari identitas)
• Masa remaja sebagai usia bermasalah, banyak masalah-masalah pada masa remaja dan sering menjadi masalah yang sulit untuk diatasi, karena:
- Sepanjang masa anak-anak, sebagian besar masalahnya diselesaikan oleh orang tua, guru dll, sehingga mereka tidak mempunyai pengalaman.
- Remaja merasa dirinya mandiri sehingga ingin mengatasi masalahnya sendiri (menolak bantuan orang lain, walau sebenarnya mereka butuh)
• Masa remaja sebagai masa mencari identitas, tidak puas menjadi sama dengan teman-teman dalam segala hal. Identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya. Secara keseluruhan apakah ia akan berhasil atau akan gagal. Dalam usaha mencari identitas diri ini, remaja melakukan proses imitasi (meniru) dan identifikasi (dorongan untuk menjadi sama dengan idolanya).
• Masa remaja sebagai ambang masa dewasa, menjelang akhir masa remaja, biasanya mereka mulai berusaha meninggalkan karakter usia belasan tahun dan memberikan kesan bahwa mereka sudah dewasa. Berperilaku dan berpakaian seperti orang dewasa, merokok, mereka menganggap perilaku ini memberikan citra bahwa mereka telah dewasa.

Klasifikasi Tipe Remaja Berdasarkan Akhlaknya

1. Remaja berakhlak Islami, mereka rajin ibadah dan relative cepat menerima kebaikan.
2. Remaja berakhlak asasi, mereka tidak taat agama tapi tidak mau terang-terangan dalam berbuat maksiat karena masih menghormati harga dirinya.
3. Remaja berakhlak jahiliyah, mereka tidak peduli dengan harga dirinya dan agamanya cenderung seenaknya.

Problem Dalam Masa Remaja dan Solusinya
4. Pradigma yang salah pada diri sendiri, karena: kurangnya pemahaman agama, pola asuh orang tua yang salah. Solusi: penanaman pendidikan agama sejak dini, peran dan tanggung jawab orang tua amat penting dan perlu diciptakan dengan suasana rasa kasih saying antara ayah-ibu-anak.
5. Ingat teman bukan segalanya, karena seiring dengan bertambahnya usia, remaja akan mulai mengurangi ketergantungan dengan teman atau kelompoknya dan akan mencari identitas pribadi, serta lebih senang menjalin persahabatan pribadi yang erat dengan sedikit orang.
6. Jangan merasa minder dengan kekurangan sendiri, karena manusia itu memang tidak ada yang sempurna, dan ingat dibalik kekurangan pasti ada kelebihan.
7. Dia bukan seutuhnya milikmu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar