Minggu, 20 Oktober 2013

Si Klepto

Akhir-akhir ini setelah pindah kost aku jadi sering kecurian :'( Entah apa motif si pencuri padahal aku disini anak baru, malah temanku yang sudah 1 tahun ngkost disini belum pernah tuh kecurian.

Pertama, pas awal-awal pindahan banyak barang-barang yang harus segera aku rapikan, diluar kamar aku menyimpan gantungan plastik buat tempat sepatu. Anehnya, si pencuri cuma mengambil gantungan plastiknya saja, sedangkan sepatu-sepatuku malah digeletakan begitu saja. Coba kalian pikir, kenapa si pencuri gak sekalian aja ambil sepatu-sepatuku??? Tapi ya jangan ding ._.

Kedua, karena adanya acara makrab dari salah satu UKM di kampusku yang digelar selama 2 hari dan harus aku ikuti. Jadi, selama 2 hari itu aku gak ada dikost. Diluar kamar kostku ada 2 pasang sepatu, handuk yang aku gantung dijemuran, dan 1 pasang sandal jepit. Dan ketika aku pulang semuanya MENGHILANG!!! nah lho! Siapa coba yang ngambil?? Tapi memang dasar aku ceroboh sih, nyimpen sepatu diluar. Eh tapi sepatuku itu murah-murah lho harganya. Ciyus deh! Aku beli seharga 30ribuan. Nih ya, yang aku heran tu kenapa si pencuri lebih memilih untuk mengambil barang-barangku yang harganya jauh lebih murah ketimbang barang-barang anak-anak kost yang lain?? Dan kenapa si pencuri lebih aku sebagai "korban pencurian" -_-

Ketiga, ketika seharian aku gak ada dikost, jadwal ngampus kebetulan pagi dan harus pulang malam dikarenakan ada sesuatu hal yang harus aku kerjakan, jadi seharian itu aku gak ada dikost. Dan ketika pulang, kalian tau apa yang terjadi?? jeng.. jeng.. jeng... handuk dan sandal jepitku HILANG LAGI!!! omegot!! Kenapa ya Allah?? Kenapa???
Aku liat sendal jepit anak kost yang lain ada semua dan handuk mereka masih menggantung dijemuran. Huft! Yang aku pertanyakan kenapa harus aku gitu?? Trus yang diambil kenapa sendal jepit dan handuk coba? Itu kan barang-barang yang gak seberapa.
Dan setelah curhat sama temen-temen, mereka bilang kalo si pencurinya itu KLEPTO. Jadi dia gak liat barangnya itu mahal, bagus, ataupun berguna. Tambah takut deh disitu >,<
Kok ya masih ada orang berkelainan seperti itu.

Dan untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi lagi hal seperti itu, sendal jepit dan handukku aku simpan dalam kamar. Aman!!
Tapi rencananya besok aku dan temanku mau mengintai si klepto itu, dengan berpura-pura kalo aku gak ada dikost dengan menggembok pintu kamar kostku dengan begitu si kelpto mengira kalo aku lagi gak ada dikost, padahal mah lagi ngintip dalam kamar.

Oke deh sekian dulu curhatnya. Doain diriku ini supaya tidak kecurian lagi yaa :'(

Minggu, 06 Oktober 2013

Moga Bunda Disayang Allah

Aduhai, tidakkah kita pernah memperhatikan
Ketika dia memiliki sepotong makanan,
Maka makanan itu dibelah dua, satu bagian diberikan ke anaknya
Satu bagian lagi dia simpan, bukan karena dia tidak lapar
Tapi dengan segala keterbatasan hidup, dia menyimpannya
Agar jika anaknya ingin tambah, bisa diberikan
Karena dia seorang Bunda

Aduhai, tidakkah kita pernah memperhatikan
Ketika dia melepas anak-anaknya pergi
Jauh meninggalkan rumah, maka dia tersenyum membesarkan hati
Bukan karena dia tidak sedih, atau tidak kehilangan
Tapi agar anaknya tidak punya beban dan terpikirkan
Setelah anaknya pergi, dia berlari tersungkur menumpahkan
Semua kesedihan dan kehilangan
Karena dia seorang Bunda

Aduhai, tidakkah kita pernah memperhatikan
Ketika anak-anaknya bertanya apakah ingin sesuatu, Bunda?
Maka mereka menggeleng tersenyum
Bilang cukup apa yang telah dia miliki
Bukan karena dia tidak ingin sesuatu yang ditawarkan tersebut
Tapi agar anaknya tidak direpotkan dan jadi kesulitan
Pun meski anak-anaknya sudah amat mampu
Karena dia seorang Bunda

Tidakkah kita pernah memperhatikan hal-hal menakjubkan itu?
Dan itu semua boleh jadi ada di dekat kita,
Terjadi pada Bunda kita
Sungguh

Moga Bunda Disayang Allah